Kalapas Jember Pimpin Langsung Operasi Razia Kamar Warga Binaan

 


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari Handphone, Pungli, dan Narkoba (Zero Halinar) melalui kegiatan razia kamar warga binaan, pada Minggu (22/02/2026).


Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, serta melibatkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), staf, dan jajaran pengamanan. Pemeriksaan dilakukan secara cermat dan menyeluruh pada badan maupun barang warga binaan.


Petugas menyisir seluruh bagian kamar, mulai dari tempat tidur, lemari atau rak penyimpanan, hingga barang-barang pribadi yang berada di dalam kamar. Razia ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.


Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian seperti : paku, pinset, pemotong kuku, dan ampelas, namun tidak ditemukan barang terlarang seperti : handphone, narkoba, maupun senjata tajam. Barang-barang tersebut langsung diamankan dan didata untuk selanjutnya dimusnahkan, sesuai ketentuan yang berlaku.


Kalapas menjelaskan bahwa kegiatan razia ini sebagai upaya preventif yang dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus implementasi perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba dan handphone di dalam Lapas.


"Kami akan terus berkomitmen secara penuh untuk melakukan pembenahan dari segala bentuk penyimpangan, demi menciptakan Lapas Jember yang bersih dan aman dari segala bentuk pelanggaran guna mewujudkan "Zero Halinar" di Lapas Jember", tegas Kalapas.


Selain memimpin kegiatan razia, Kalapas juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada warga binaan. Beliau menegaskan agar seluruh warga binaan mematuhi peraturan yang berlaku dengan turut menjaga keamanan dan ketertiban, serta kebersihan lingkungan selama menjalani masa pembinaan di Lapas Jember.


Senada dengan hal tersebut, Kasi Administrasi Kamtib, Sumiaji, menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban akan terus ditingkatkan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas. "Kami terus meningkatkan intensitas kontrol dan pengawasan sebagai langkah pencegahan. Sinergi antar petugas menjadi kunci dalam memastikan situasi tetap aman serta mencegah masuknya barang-barang yang dilarang,” ujarnya.


Melalui kegiatan razia yang digelar rutin ini, diharapkan Lapas Jember dapat menjadi tempat pembinaan yang optimal bagi warga binaan selama menjalani masa pidana, sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan di lingkungan Lapas. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama