Panen Lele Lapas Jember: Inovasi Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Terbukti

 


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kembali melaksanakan panen ikan lele hasil budidaya di kolam area branggang Lapas, sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Dalam panen kali ini, Lapas Jember berhasil memanen lebih kurang 1.000 ekor lele dengan berat kurang lebih 100 kilogram, pada Jumat (20/02/2026)


Panen ikan lele ini tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, melainkan merupakan bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian yang secara konsisten dilaksanakan oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Jember. Program ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi dan berdaya guna.


Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, memastikan bahwa ikan lele yang di panen memiliki kualitas baik dan layak jual. Selanjutnya hasil panen tersebut akan dijual ke pihak penyedia untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan bagi warga binaan.


“Kami berhasil melakukan budidaya dan panen lele dengan melibatkan warga binaan sebagai tenaga kerja. Kegiatan produktif ini merupakan wujud nyata implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” tegas Kalapas.


Kalapas berharap, program pembinaan kemandirian di sektor perikanan ini dapat memberikan keterampilan yang bermanfaat dan berdaya guna bagi warga binaan sebagai bekal setelah selesai menjalani masa pidana.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan. Keterampilan praktis ini diharapkan mampu membantu mereka untuk memperoleh penghidupan yang layak dan mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.


Salah satu warga binaan, Nanda, yang terlibat langsung dalam kegiatan budidaya ikan lele mengaku bersyukur dapat mengikuti program pembinaan kemandirian ini. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman serta keterampilan baru yang sangat bermanfaat.


“Kami merasa senang dan bersyukur bisa dilibatkan dalam kegiatan ini. Selain menambah pengetahuan tentang budidaya ikan lele, kami juga belajar bekerja sama dan bertanggung jawab. Ilmu ini sangat berguna sebagai bekal kami nanti setelah bebas,” ungkapnya.


Program pembinaan kemandirian khususnya di bidang perikanan akan terus digalakkan secara berkelanjutan oleh Lapas Jember. Upaya ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keahlian praktis yang relevan, sekaligus berkontribusi aktif dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama