JEMBER – Sebagai upaya menjaga kondusifitas serta mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kembali melakukan razia kamar hunian warga binaan, pada Jumat (27/03/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, diikuti Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal), beserta jajaran pengamanan dan staf.
Razia dilaksanakan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan prinsip humanis dan profesional. Petugas melakukan pemeriksaan badan, barang bawaan, hingga seluruh sudut kamar hunian, termasuk lemari dan area lain yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang yang tidak sesuai ketentuan.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar, seperti : korek api, ampelas, pinset, paku, dan sendok stainless. Namun, tidak ditemukan barang terlarang seperti : handphone, narkoba, maupun senjata tajam. Seluruh barang hasil temuan diamankan untuk selanjutnya didata dan dimusnahkan sesuai prosedur.
Kalapas menjelaskan bahwa kegiatan razia ini merupakan langkah preventif sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. “Kegiatan ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman, bersih, dan kondusif. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan serta penertiban terhadap segala bentuk penyimpangan,” tegas Kalapas.
Selain memimpin razia, Kalapas juga memberikan pengarahan sekaligus memberi kesempatan warga binaan untuk menyampaikan keluhan maupun persoalan secara langsung. Hal ini menjadi bagian dari pelayanan yang humanis serta membangun komunikasi aktif antara petugas dan warga binaan.
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya menjaga sikap dan perilaku, serta menaati tata tertib selama menjalani masa pembinaan. “Kami ingin seluruh warga binaan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pelayanan secara adil tanpa adanya diskriminasi. Tidak boleh ada tindakan kekerasan dan pemerasan di Lapas Jember. Laporkan kepada petugas jika ada yang mengancam saudara,” tegas Kalapas.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Shiddiq Nugroho, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat secara konsisten. “Kami memastikan kontrol dan monitoring berjalan optimal di seluruh blok hunian. Pengawasan rutin akan terus kami tingkatkan sebagai langkah preventif, agar situasi tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Jember dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, guna mendukung proses pembinaan yang optimal. (*)
